MOMS TAU GA PERBEDAAN OBAT INI?

MOMS TAU GA PERBEDAAN OBAT INI?

Naluri seorang ibu pasti sangat kuat apalagi ketika anak sakit. Para orang tua merasa ga tega ketika anak kesayangannya sedang sakit atau ketika sedang lemas dikarenan suhu badan yang tinggi. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat panas tersebut turun hingga sang anak pun bisa sehat dan bisa bermain dengan riang kembali. Hal yang paling sederhana untuk dilakukan adalah mengompresnya dengan handuk yang sudah di rendam air dingin terlebih dahulu lalu di taruh di jidatnya atau bisa juga membeli pengompres yang biasa dijual di apotek dengan harap panas tersebut bisa turun.

Namun ketika beberapa hari tak kunjung turun, segeralah bawa ke dokter sebelum semakin parah. Selain mengompresnya, ibu-ibu pun biasanya memberi obat yang biasa di sarankan oleh apoteker. Obat penurun panas atau demam itu bisa digunakan untuk meredakan panas dan bisa di beli tanpa resep dokter. Obat itu adalah paracetamol dan ibuprofen.

Sebelum membelinya, para ibu harus tau nih apa saja kandungan dan perbedaan dari kedua jenis obat ini karena keduanya memiliki efek dan kegunaan yang berbeda-beda. Simak dulu yuk biar ga salah ambil Tindakan!

Mungkin kamu sudah sering mendengar obat yang satu ini. paracetamol ternyata sudah bisa di konsumsi mulai dari usia 2 bulan. Obat ini pun menjadi salah satu andalan yang sering berada di kotak P3K. Paracetamol bisa meredakan sakit pada umumnya namun tak bisa mengobati peradangan karena obat ini ga punya sifat anti-inflamasi. Orang orang menyebut ini sebagai obat oenurunan demam karena punya sifat anti-piterik dimana punya kemampuan untuk menurunkan suhu. Selain itu bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit flu dan batuk akibat terlalu lama memainkan game poker ceme hingga lupa istirahat, oleh karena itu istirahat menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.

Paracetamol juga memiliki efek samping layaknya obat lain pada umumnya. Efek samping yang akan diberikan ini seperti gejala saki kepala, muntah, mual alergi hingga sembelit. Yang lebih parahnya lagi, paracetamol bsia menyebabkan tekanan menurun, detak jantung yang lebih cepat hingga sesak napas. Jika buah hatimu mengalami hal seperti itu, kamu harus cepat bawa ke dokter agar dapat penanganan yang lebih lanjut.

Lalu bedanya apa sama ibuprofen?

Walaupun keduanya sangat mirp, namun cara kerja dari kedua obat ini sangat berbeda loh. Ibuprofen akan bekerja lebih maksimal ketika terjadi peradangan di tubuh, kemampuan dalam menurunkan panas pun bisa diandalkan. Cara kerja obat ini yaitu dengan cara memblokir produksi senyawa kimia yang bisa membuat peradangan serta nyeridi aliran darah.

Ibuprofen juga berfungsi untuk mengurangi peradangan atau iritasi yang bisa terjadi di sekitar luka sehingga bisa sembuh lebih cepat. Namun obat ini hanya bisa di beri saat bayi sudah berumur 6 bulan ke atas. Ibuprofen juga memiliki beberapa efek samping seperti gangguan pencernaan, membuat nafsu makan berkurang, sakit kepala dan yang paling parah bisa menyebabkan gagal ginjal.

Selain itu juga ibuprofen juga bisa menenbabkan luka dan iritasi di sekitar dinding lambung, makanya anjuran untuk mengonsumsi obat ini sebaiknya saat setelah makan dan sesuai anjuran dari dokter.

Nah itu dia perbedaan cara kerja dari dua obat yang berbeda, fungsi dan efek samping yang diberikan pun berbeda. Jadi sekarang udah tau kan moms perbedaannya? So jangan salah kasih obat kepada buah hati ya, kalau memang ragu dan takut efek tersebut terjadi mending di bawa saja ke dokter